WINGS
EPISODE.
02
Episode
sebelumnya :
SAAT
– SAAT YANG AKU
TUNGGU
Ya, akhirnya masa – masa yang aku tunggu – tunggu
itu datang, setelah 6 tahun aku menunggu hasil dari perkataan dokter tersebut.
akhirnya aku menemukan jawabannya. Jawaban dari perkataan dokter di waktu
umurku 10 tahun. Dan tenyata jawabannya benar, aku benar – benar memiliki
sayap. Impianku selama ini terwujud, aku bisa mempunyai sayap, aku sudah bisa
terbang dan melihat – lihat suasana ini dari atas. Aku…, bahagia…. Tetapi hal ini tidak aku beritahukan kepada kedua orang
tuaku, dengan kata lain aku menyembunyikan hali ini. Karna aku tau, jika
perkataanku tentang hal ini mereka tidak akan percaya. Sama sekali tidak.
Aku mempunyai sayap yang catnik yang berwarna putih,
sayap tersebut sangat indah. Aku benar – benar menyukai sayap itu.
jika aku memberitahukan hal ini kepada teman – temanku juga tidak akan mungkin, karna bagi mereka semua, perkataanku hanyalah khayalaan anak kecil…..
tetapi…., ada suatu hal yang bermasalah dalam tubuhku, dan semenjak kemunculan sayap itu, badanku selalu merasakan sakit. Bukan hanya tubuhku yang bermasalah. tetapi juga dengan sayapku. Sayapku bermasalah, masalah apa yang ada di sayap ku????, dan juga kenapa aku bisa mempunyai sayap???.
Please Play This YouTube :
jika aku memberitahukan hal ini kepada teman – temanku juga tidak akan mungkin, karna bagi mereka semua, perkataanku hanyalah khayalaan anak kecil…..
tetapi…., ada suatu hal yang bermasalah dalam tubuhku, dan semenjak kemunculan sayap itu, badanku selalu merasakan sakit. Bukan hanya tubuhku yang bermasalah. tetapi juga dengan sayapku. Sayapku bermasalah, masalah apa yang ada di sayap ku????, dan juga kenapa aku bisa mempunyai sayap???.
Please Play This YouTube :
WINGS
episode. 02
episode. 02
LAKI
– LAKI YANG ANEH
Saat aku akan pergi ke sekolah, aku melihat
seseorang dari jendela kamarku. Aku melihat orang itu menghadap ke arahku,
dengan tatapan sinis. Tetapi aku tidak terlalu menanggapi orang tersebut.
setelah selesai sarapan aku berangkat sekolah bersama ayahku (naik mobil), ketika mobil sudah berjalan aku melihat orang itu kembali (yang sebelumnya melihat ke arah jendela kamarku). Lelaki tersebut selalu melihatku dengan tatapan sinis. Dan saat ini aku mulai menanggapi tatapan laki – laki tersebut.
“ayah, tunggu sebentar” (soo youra shin)
“lho, kenapa?, ada yang ketinggalan?” (papah soo youra shin)
“hmm, tidak koq ayah, aku hanya ingin berbicara sebentar kepada seseorang” (soo youra shin)
“yasudah, jangan lama – lama ya sayang, nanti kamu dan ayah telat berangkatnya” (papah soo youra shin)
“iya ayah” (soo youra shin)
setelah selesai sarapan aku berangkat sekolah bersama ayahku (naik mobil), ketika mobil sudah berjalan aku melihat orang itu kembali (yang sebelumnya melihat ke arah jendela kamarku). Lelaki tersebut selalu melihatku dengan tatapan sinis. Dan saat ini aku mulai menanggapi tatapan laki – laki tersebut.
“ayah, tunggu sebentar” (soo youra shin)
“lho, kenapa?, ada yang ketinggalan?” (papah soo youra shin)
“hmm, tidak koq ayah, aku hanya ingin berbicara sebentar kepada seseorang” (soo youra shin)
“yasudah, jangan lama – lama ya sayang, nanti kamu dan ayah telat berangkatnya” (papah soo youra shin)
“iya ayah” (soo youra shin)
Setelah aku berbicara dengan ayah, aku langsung
keluar dari mobil dan berjalan menuju laki – laki tersebut.
“kamu
siapa?” (soo youra shin)
laki – laki tersebut hanya diam saja, dengan kata lain dia tidak menjawab pertanyaanku
“kamu siapa?, lalu kenapa kamu melihatku dengan tatap seperti itu?, apa aku ada salah dengan kamu?” (soo youra shin)
“tidak, kamu tidak ada salah kepadaku, hanya saja….” (laki – laki tersebut)
“lalu, kenapa kamu menatap aku dengan tatapan seperti itu?” (soo youra shin)
“aku hanya ingin memastikan bahwa kamu benar – benar soo youra shin” (laki – laki tersebut)
“dari mana kamu tahu nama aku?, apa kamu ini stalker?” (soo youra shin)
“aku bukan stalker tetapi aku…” (laki – laki tersebut)
“youra shin!!!” (papah soo youra shin)
“iya, ayah” (soo youra shin)
laki – laki tersebut hanya diam saja, dengan kata lain dia tidak menjawab pertanyaanku
“kamu siapa?, lalu kenapa kamu melihatku dengan tatap seperti itu?, apa aku ada salah dengan kamu?” (soo youra shin)
“tidak, kamu tidak ada salah kepadaku, hanya saja….” (laki – laki tersebut)
“lalu, kenapa kamu menatap aku dengan tatapan seperti itu?” (soo youra shin)
“aku hanya ingin memastikan bahwa kamu benar – benar soo youra shin” (laki – laki tersebut)
“dari mana kamu tahu nama aku?, apa kamu ini stalker?” (soo youra shin)
“aku bukan stalker tetapi aku…” (laki – laki tersebut)
“youra shin!!!” (papah soo youra shin)
“iya, ayah” (soo youra shin)
Karna ayah memanggilku akupun langsung berlari
menuju mobil, dan segera berangkat menuju sekolah aku terlebih dahulu.
tetapi tetap saja aku masih penasaran, siapa itu sebenarnya laki – laki tersebut. Kenapa dia bisa mengetahui namaku dan rumahku?.
tetapi tetap saja aku masih penasaran, siapa itu sebenarnya laki – laki tersebut. Kenapa dia bisa mengetahui namaku dan rumahku?.
“tadi
itu siapa?”(papah soo youra shin)
“aku tidak tahu,tetapi aku penasaran kenapa laki – laki tersebut mengetahui nama aku?” (soo youra shin)
“aku tidak tahu,tetapi aku penasaran kenapa laki – laki tersebut mengetahui nama aku?” (soo youra shin)
“Atau
jangan – jangan dia adalah orang yang bersangkutan dengan adanya sayapku ini???”
“kenapa laki – laki tersebut tidak mau memberitahu namanya?”
“tetapi dari mana dia bisa mengetahui nama, dan alamat rumah ini?”
“kenapa laki – laki tersebut tidak mau memberitahu namanya?”
“tetapi dari mana dia bisa mengetahui nama, dan alamat rumah ini?”
SEKOLAH
Hari ini pikiran aku tidak jelas. Hari ini aku
selalu memikirkan siapa laki – laki tersebut. Orang itu membuat aku penasaran,
membuat aku menjadi sangat penasaran yang akhirnya membuat konsentrasi ku
menjadi kacau.
“hai” (laki – laki tersebut)
“kamu. Kamu kan laki – laki yang tadi di depan rumah aku. Sedang apa kamu kemari?, apa kamu ingin membuat aku tambah penasaran akan hal yang tadi pagi aku Tanya?” (soo youra shin)
“tidak, kali ini aku mau menjawab pertanyan kamu, tetapi hanya satu pertanyan saja” (laki – laki tersebut)
“kalau begitu aku boleh bertanya kan. Kenapa kamu tahu alamat rumah aku?, dan dari mana kamu berasal?”(soo yora shin)
“eitsss, aku hanya menjawab pertanyaan saja. Aku hanya menjawab pertanyaaan kamu yang tadi pagi. “siapa kamu?”, nama aku adalah jaehwa” (jaehwa)
“jaehwa???” (soo youra shin)
“iya, aku jaehwa” (jaehwa)
“kamu, berasal darimana?, tingal dimana?, lalu kenapa kamu tahu rumah aku?” (soo yora shin)
“kalo itu aku belum bisa jawab sekarang, yang pasti aku datang karna ada sangkutannya dengan…” (jaehwa)
“dengan apa?” (soo youra shin)
“dengan sayap kamu…” (jaehwa)
“sayap aku???, berarti kamu tahu kenapa aku ini bisa mempunyai sayap?” (soo youra shin)
“betul banget. Tetapi kita tidak bisa membicarakan hal itu di tempat seperti ini. Jadi aku akan menunggu kamu di dalam kamar” (jaehwa)
“kamar?” (soo youra shin)
“iya, aku tunggu kamu di kamar kamu. Bye” (jaehwa)
“eh tunggu, kenapa jadi di kamar aku??, dasar nyebelin” (soo youra shin)
“hai” (laki – laki tersebut)
“kamu. Kamu kan laki – laki yang tadi di depan rumah aku. Sedang apa kamu kemari?, apa kamu ingin membuat aku tambah penasaran akan hal yang tadi pagi aku Tanya?” (soo youra shin)
“tidak, kali ini aku mau menjawab pertanyan kamu, tetapi hanya satu pertanyan saja” (laki – laki tersebut)
“kalau begitu aku boleh bertanya kan. Kenapa kamu tahu alamat rumah aku?, dan dari mana kamu berasal?”(soo yora shin)
“eitsss, aku hanya menjawab pertanyaan saja. Aku hanya menjawab pertanyaaan kamu yang tadi pagi. “siapa kamu?”, nama aku adalah jaehwa” (jaehwa)
“jaehwa???” (soo youra shin)
“iya, aku jaehwa” (jaehwa)
“kamu, berasal darimana?, tingal dimana?, lalu kenapa kamu tahu rumah aku?” (soo yora shin)
“kalo itu aku belum bisa jawab sekarang, yang pasti aku datang karna ada sangkutannya dengan…” (jaehwa)
“dengan apa?” (soo youra shin)
“dengan sayap kamu…” (jaehwa)
“sayap aku???, berarti kamu tahu kenapa aku ini bisa mempunyai sayap?” (soo youra shin)
“betul banget. Tetapi kita tidak bisa membicarakan hal itu di tempat seperti ini. Jadi aku akan menunggu kamu di dalam kamar” (jaehwa)
“kamar?” (soo youra shin)
“iya, aku tunggu kamu di kamar kamu. Bye” (jaehwa)
“eh tunggu, kenapa jadi di kamar aku??, dasar nyebelin” (soo youra shin)
Firasat ku benar dia (jaehwa) adalah orang yang
dapat mengetahui kenapa aku mempunyai sayap.
HOME
Aku pulang…,
“aku langsung ke kamar ya mamah papah..” (soo youra shin)
“aku langsung ke kamar ya mamah papah..” (soo youra shin)
Aku penasaran siapa dia (jaehwa) sebenarnya.
“jaehwa!!!. Kamu dimana?” (soo youra shin)
“aku disini. Kenapa kamu teriak?” (jaehwa)
“ta..ta..di kamu tidak disitu. Kamu ini siapa sih?” (soo youra shin)
“aku sama seperti kamu koq” (jaehwa)
“aku ini manusia bukan setan” (soo youra shin)
“memangnya aku ini setan apa. Kamu dan aku itu sama tahu. Hanya mereka saja yang berbeda dari kita” (jaehwa)
“mereka??” (soo youra shin)
“iya mereka. Siapa lagi. Kalau bukan orang – orang aneh itu” (jaehwa)
“aku tidak mengerti apa yang kamu maksud. Kalau kamu ingin memberitahu, tu aku sesuatu tolong jelaskan dengan benar, agar aku mengerti maksud kamu” (soo youra shin)
“jadi….kamu itu bisa mempunyai sayap karna….” (jaehwa)
“karna kenapa?, kalau kamu ingin memberi tahu sesuatu jangan setengah – setengah” (soo youra shin)
“karna…, dulu sewaktu kamu bayi, kamu sempat tidak selamat” (jaehwa)
“maksud kamu tidak selamat?” (soo youra shin)
“sewaktu kamu bayi, keluarga kamu sempat mengalami yang namanya kecelakaan dan ketika kecelakaan itu berlangsung, kedua orang tua kamu hanya mengalami luka kecil, tetapi kamu bukan mengalami luka kecil melainkan kamu sudah di nyatakan meninggal” (jaehwa)
“meninggal?, lalu sekarang ini aku apa?, aku bukan manusia?”(soo youra shin)
“tidak, wujud kamu tetap lah manusia, hanya saja dalam kamu yang berbeda, dan juga wujud kamu bisa saja berubah” (jaehwa)
“wujud aku berubah?, maksud kamu sayap ini?” (soo youra shin)
“ya, sayap itu bisa keluar ketika kamu sedang dalam ketakutan dan marah. Jadi bila kamu tidak bisa mengendalikan emosi dan ketakutan kamu, sayap itu bisa saja keluar dan semua orang melihat kamu dengan sayap itu” (jaehwa)
“tunggu. Jika sewaktu aku bayi aku tidak selamat dalam kecelakaan itu, lalu siapa yang menolongku?” (soo youra shin)
“yang menolong kamu adalah… kaum gagak” (jaehwa)
“kaum gagak?” (soo youra shin)
“ya, kaum gagak hanya menolong sesorang yang bagi mereka bisa membuat keturan yang banyak, agar suatu saat jika ada yang membutuhkan pertolong, kaum gagak bisa terus membantu tetapi dengan syarat, orang yang dibantunya harus mau menjadi kaum gagak…, tetapi kamu juga harus mengingat hal ini” (jaehwa)
“hal apa?” (soo youra shin)
“kamu tidak boleh sampai ketahuan oleh manusia – manusia itu kalau kamu gagak” (jaehwa)
“memangnya kenapa, jika mereka semua tahu?” (soo youra shin)
“jika kaum manusia tahu, kamu manusia akan membunuh kamu gagak, karna bagi mereka kamu gagak adalah pembunuh. Ya, apa yang kaum manusia katakan itu benar, tetapi itu dulu, kini kaum gagak tidak pernah membunuh kaum manusia, melainkan kaum gagak justru menolongnya (manusia). Tetapi manusia tidak pernah percaya, yang mereka percaya sampai saat ini adalah, kaum gagak seorang pembunuh” (jaehwa)
“apa yang kaum gagak lakukan?, sampai kaum gagak di sebut sebagai pembunuh?” (soo youra shin)
“dulu…, kaum gagak selalu membunuh manusia untuk menjadikan manusia sebagai kaumnya, tetapi masa itu telah berlalu, kini kaum gagak justru menolong manusia yang sedang membutuhkan pertolangan” (jaehwa)
“lalu, apa kamu termasuk kaum gagak dimasa lalu?” (soo youra shin)
“ya jelas tidak lah. Jika aku adalah kaum gagak dimasa lalu, mungkin saat ini aku sudah tidak ada, karna tewas dalam peperangan” (jaehwa)
“lalu, kenapa kamu bisa tahu cerita kaum gagak dimasa lalu?” (soo youra shin)
“aky tahu itu semua dari ayahku, karena ayahku adalah salah satu manusia yang sangat membenci kaum gagak. Oh iya, kaum gagak juga mempunyai umur yang lumayan lama” (jaehwa)
“oooohhh, umur yang lama?” (soo youra shin)
“ya, umur kaum gagak bisa mencapai 500 sampai 2000 tahun, tetapi wajah kamu gagak tetap sama seperti saat kaum gagak berumur 17 tahun” (jaehwa)
“500 sampai 2000 tahun???, berarti jika wajah kaum gagak tetap sama seperti saat wajah kaum gagak berumur 17 tahun, artinya ketika bayi kaum gagak lahir langsung berumur 17 tahun?” (soo youra shin)
“tidak youra shin…., ketika kaum gagak mempunyai anak, anak tersebut lahir layaknya bayi manusia lahir, hanya saja yang berbeda dari kaum manusia adalah wajah kaum gagak tidak pernah menjadi tua” (jaehwa)
“owhh, apa umur kamu sudah 500 tahun?” (soo youra shin)
“belum, umur aku hanya berbeda 2 tahun lebih tua dari kamu” (jaehwa)
“lalu apa maksud kedatangan kamu ke sini?” (soo youra shin)
“aku kesini karna ingin melihat keadaan kamu” (jaehwa, dengan senyuman)
“buat apa kamu mengetahui keadaan ku, itu tidak penting bagimu dan juga tidak ada urusannya dengan kamu” (soo youra shin)
“eitsss, itu penting bagi aku. Karna ketika umur aku sudah 20 tahun kita akan menikah” (jaehwa, dengan senyuman)
“menikah????, jelas – jelas kita baru saling mengenal, mana mungkin kita langsung menikah, bercada kamu itu keterlaluan tahu” (soo youra shin)
“aku tidak bercanda, dan juga siapa yang bilang kalau aku baru mengenal kamu, aku mengenal kamu itu sudah lama, sejak kamu lahir aku sudah mengenalmu, dan juga aku tahu bahwa kita akan menikah suatu saat nanti itu dari raja kaum gagak. Jadi.. mulai sekarang jika kamu akan berpergian atu kemanapun aku akan selalu ada di sampingmu” (jaehwa)
“hahhh, tidak, itu tidak akan terjadi” (soo youra shin)
“bye bye bye youra shin sayangku” (jaehwa, dengan melambaikan tangannya kearah youra shin)
“ehhh, tunggu..” (soo youra shin)
“jaehwa!!!. Kamu dimana?” (soo youra shin)
“aku disini. Kenapa kamu teriak?” (jaehwa)
“ta..ta..di kamu tidak disitu. Kamu ini siapa sih?” (soo youra shin)
“aku sama seperti kamu koq” (jaehwa)
“aku ini manusia bukan setan” (soo youra shin)
“memangnya aku ini setan apa. Kamu dan aku itu sama tahu. Hanya mereka saja yang berbeda dari kita” (jaehwa)
“mereka??” (soo youra shin)
“iya mereka. Siapa lagi. Kalau bukan orang – orang aneh itu” (jaehwa)
“aku tidak mengerti apa yang kamu maksud. Kalau kamu ingin memberitahu, tu aku sesuatu tolong jelaskan dengan benar, agar aku mengerti maksud kamu” (soo youra shin)
“jadi….kamu itu bisa mempunyai sayap karna….” (jaehwa)
“karna kenapa?, kalau kamu ingin memberi tahu sesuatu jangan setengah – setengah” (soo youra shin)
“karna…, dulu sewaktu kamu bayi, kamu sempat tidak selamat” (jaehwa)
“maksud kamu tidak selamat?” (soo youra shin)
“sewaktu kamu bayi, keluarga kamu sempat mengalami yang namanya kecelakaan dan ketika kecelakaan itu berlangsung, kedua orang tua kamu hanya mengalami luka kecil, tetapi kamu bukan mengalami luka kecil melainkan kamu sudah di nyatakan meninggal” (jaehwa)
“meninggal?, lalu sekarang ini aku apa?, aku bukan manusia?”(soo youra shin)
“tidak, wujud kamu tetap lah manusia, hanya saja dalam kamu yang berbeda, dan juga wujud kamu bisa saja berubah” (jaehwa)
“wujud aku berubah?, maksud kamu sayap ini?” (soo youra shin)
“ya, sayap itu bisa keluar ketika kamu sedang dalam ketakutan dan marah. Jadi bila kamu tidak bisa mengendalikan emosi dan ketakutan kamu, sayap itu bisa saja keluar dan semua orang melihat kamu dengan sayap itu” (jaehwa)
“tunggu. Jika sewaktu aku bayi aku tidak selamat dalam kecelakaan itu, lalu siapa yang menolongku?” (soo youra shin)
“yang menolong kamu adalah… kaum gagak” (jaehwa)
“kaum gagak?” (soo youra shin)
“ya, kaum gagak hanya menolong sesorang yang bagi mereka bisa membuat keturan yang banyak, agar suatu saat jika ada yang membutuhkan pertolong, kaum gagak bisa terus membantu tetapi dengan syarat, orang yang dibantunya harus mau menjadi kaum gagak…, tetapi kamu juga harus mengingat hal ini” (jaehwa)
“hal apa?” (soo youra shin)
“kamu tidak boleh sampai ketahuan oleh manusia – manusia itu kalau kamu gagak” (jaehwa)
“memangnya kenapa, jika mereka semua tahu?” (soo youra shin)
“jika kaum manusia tahu, kamu manusia akan membunuh kamu gagak, karna bagi mereka kamu gagak adalah pembunuh. Ya, apa yang kaum manusia katakan itu benar, tetapi itu dulu, kini kaum gagak tidak pernah membunuh kaum manusia, melainkan kaum gagak justru menolongnya (manusia). Tetapi manusia tidak pernah percaya, yang mereka percaya sampai saat ini adalah, kaum gagak seorang pembunuh” (jaehwa)
“apa yang kaum gagak lakukan?, sampai kaum gagak di sebut sebagai pembunuh?” (soo youra shin)
“dulu…, kaum gagak selalu membunuh manusia untuk menjadikan manusia sebagai kaumnya, tetapi masa itu telah berlalu, kini kaum gagak justru menolong manusia yang sedang membutuhkan pertolangan” (jaehwa)
“lalu, apa kamu termasuk kaum gagak dimasa lalu?” (soo youra shin)
“ya jelas tidak lah. Jika aku adalah kaum gagak dimasa lalu, mungkin saat ini aku sudah tidak ada, karna tewas dalam peperangan” (jaehwa)
“lalu, kenapa kamu bisa tahu cerita kaum gagak dimasa lalu?” (soo youra shin)
“aky tahu itu semua dari ayahku, karena ayahku adalah salah satu manusia yang sangat membenci kaum gagak. Oh iya, kaum gagak juga mempunyai umur yang lumayan lama” (jaehwa)
“oooohhh, umur yang lama?” (soo youra shin)
“ya, umur kaum gagak bisa mencapai 500 sampai 2000 tahun, tetapi wajah kamu gagak tetap sama seperti saat kaum gagak berumur 17 tahun” (jaehwa)
“500 sampai 2000 tahun???, berarti jika wajah kaum gagak tetap sama seperti saat wajah kaum gagak berumur 17 tahun, artinya ketika bayi kaum gagak lahir langsung berumur 17 tahun?” (soo youra shin)
“tidak youra shin…., ketika kaum gagak mempunyai anak, anak tersebut lahir layaknya bayi manusia lahir, hanya saja yang berbeda dari kaum manusia adalah wajah kaum gagak tidak pernah menjadi tua” (jaehwa)
“owhh, apa umur kamu sudah 500 tahun?” (soo youra shin)
“belum, umur aku hanya berbeda 2 tahun lebih tua dari kamu” (jaehwa)
“lalu apa maksud kedatangan kamu ke sini?” (soo youra shin)
“aku kesini karna ingin melihat keadaan kamu” (jaehwa, dengan senyuman)
“buat apa kamu mengetahui keadaan ku, itu tidak penting bagimu dan juga tidak ada urusannya dengan kamu” (soo youra shin)
“eitsss, itu penting bagi aku. Karna ketika umur aku sudah 20 tahun kita akan menikah” (jaehwa, dengan senyuman)
“menikah????, jelas – jelas kita baru saling mengenal, mana mungkin kita langsung menikah, bercada kamu itu keterlaluan tahu” (soo youra shin)
“aku tidak bercanda, dan juga siapa yang bilang kalau aku baru mengenal kamu, aku mengenal kamu itu sudah lama, sejak kamu lahir aku sudah mengenalmu, dan juga aku tahu bahwa kita akan menikah suatu saat nanti itu dari raja kaum gagak. Jadi.. mulai sekarang jika kamu akan berpergian atu kemanapun aku akan selalu ada di sampingmu” (jaehwa)
“hahhh, tidak, itu tidak akan terjadi” (soo youra shin)
“bye bye bye youra shin sayangku” (jaehwa, dengan melambaikan tangannya kearah youra shin)
“ehhh, tunggu..” (soo youra shin)
“apa
benar yang dikatan jaehwa?”
“apa benar aku ini adalah kaum gagak?”
“dan apa benar, aku akan menikah dengan jaehwa?”
tetapi jika dilihat – lihatjaehwa itu manis, ganteng, dan baik juga sih.
tunggu apa yang aku pikirkan. Jelas – jelas dia itu orang yang tidak jelas.
“apa benar aku ini adalah kaum gagak?”
“dan apa benar, aku akan menikah dengan jaehwa?”
tetapi jika dilihat – lihat
TERBONGKAR
Aku sudah menyembunyikan sayapku selama 2 tahun, dan
jaehwa laki – laki aneh itu. selalu mengikuti aku setiap kali aku
berpergian. Dan kini setelah 2 tahun aku berhasil menyenbunyikan keberadaan
sayapku. Itu semua terbongkar. Teman – teman aku sudah mengetahui kalau mempunyai
sayap…, kini nyawaku dalam bahaya, kedua orang tua terutama ayahku juga sangat
membenci kaum gagak. Salah satu cara agar aku selamat dari mereka semua adalah….
Aku ikut bersama jaehwa ke tempat asal para kaum gagak berkumpul dan
berkeluarga. Tetapi jika aku sudah di tempat asal kaum gagak aku harus menikah
dengannya (jaehwa), hanya itu cara yang bisa menyelamatkan nyawaku.
BERKUMPUL BERSAMA
KAUM GAGAK
Aku juga memiliki hak untuk hidup, maka dari itu aku
memilih untuk pergi
dan tinggal di tempat kaum gagak berasal. Ya, walau aku harus rela meninggalkan
kedua orang tuaku.
aku sudah berada di tempat kaum gagak berasal sudah lebih dari 3 tahun dan juga aku sudahmenikah dengan jaehwa di sana (tempat kaum gagak).
hidup bersama dengan kaum gagak lainnya tidak buruk, mereka semua baik, dan ramah. Aku sangat suka disini, tetapi tetap saja aku merindukan kedua orang tuaku. Aku tidak tahu apa orang tua aku sehat – sehat saja di sana. Aku sangat merindukan kedua orang tuaku. Tetapi jika aku kembali nyawaku dalam bahaya. Makanya aku lebih memilih di tempat ini.
aku sudah berada di tempat kaum gagak berasal sudah lebih dari 3 tahun dan juga aku sudah
hidup bersama dengan kaum gagak lainnya tidak buruk, mereka semua baik, dan ramah. Aku sangat suka disini, tetapi tetap saja aku merindukan kedua orang tuaku. Aku tidak tahu apa orang tua aku sehat – sehat saja di sana. Aku sangat merindukan kedua orang tuaku. Tetapi jika aku kembali nyawaku dalam bahaya. Makanya aku lebih memilih di tempat ini.
TENTANG PENULIS
Haii temen – temen, kita ketemu lagi nih. Apa ada
yang suka sama cerita nuna?, jika ada yang suka dengan cerita nuna, nuna sangat
– sangat berterima kasih.
maaf ya jika ada kesalaha dalam penulisan. Nuna harap nuna bisa memperbaiki tulisan nuna.
maaf ya kalau nuna tulisannya tidak nyambung (senyum). Nuna ini kan masihimut
– imut jadinya masih belajar (senyum), maafin nuna yang lebay ini ya
temen – temen, tapi sebenarnya nuna gak lebay koq. Sekali lagi nuna
berterima kasih sama temen – temen yang sudah menyempatkan membaca tulisan nuna
ini. Episode ke 2 wings ini adalah episode terakhir ya temen – temen, karna
nuna mau lanjut ke cerita yang berbeda (senyum) see you next story
THANK YOU ALL
maaf ya jika ada kesalaha dalam penulisan. Nuna harap nuna bisa memperbaiki tulisan nuna.
maaf ya kalau nuna tulisannya tidak nyambung (senyum). Nuna ini kan masih
THANK YOU ALL
|
